12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan - Dengan lebih dari 700 kelompok etnis yang tinggal di seluruh nusantara selama berabad-abad, Indonesia memiliki keragaman etnis dan budaya, yang salah satunya tercermin dalam tarian tradisionalnya. Setiap kelompok etnis memiliki tarian tradisional, mereka menghasilkan lebih dari 3.000 tarian asli Indonesia secara total.

Tarian tradisional di Indonesia biasanya tergolong dalam dua genre, tarian rakyat dan tarian istana, yang hanya dilakukan di istana di depan raja dan bangsawan. Namun, seiring berlalunya waktu, tarian istana mulai dilakukan di panggung umum.

Berikut adalah beberapa tarian tradisional indonesia yang sangat menakjubkan:

1. Tari Kuda Lumping (Jawa)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Tari Kuda Lumping menggambarkan tentara Jawa menunggang kuda yang terbuat dari bambu dan dihiasi dengan cat dan ornamen. Terkadang, para penari tampil dalam keadaan trance dan menampilkan beberapa kemampuan ekstrem seperti memakan potongan pecahan kaca atau berjalan melalui arang yang terbakar. Ini berasal dari jaman prasejarah-kesukuan.

2. Tarian Kecak (Bali)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Juga dikenal dengan Ramayana Monkey Chant, kecak biasanya dilakukan oleh 150 pria mengenakan poleng - kain cek suci Bali - di sekitar pinggang mereka. Mereka duduk dalam lingkaran, meneriakkan "cak ... cak ... cak ..." perkusi dengan tangan terangkat ke udara. Tarian tersebut menggambarkan beberapa adegan di epik Ramayana.

3. Tari Cakalele (Maluku Utara dan Tengah)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Tarian perang ini dilakukan oleh pria yang mengenakan kostum perang tradisional: dua di antaranya bermain kapten atau pemimpin sementara sisanya adalah pejuang pendukung. Tarian itu melibatkan tombak (sanokat) dan pisau panjang (lopu) sebagai properti, dengan penari melakukan gerakan yang mewakili perang dan duel.

4. Tari Merak (Jawa Barat)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Merak (berarti merak) adalah ciptaan baru dari tanah Pasundan (Jawa Barat), dibuat oleh seniman Raden Tjetjep Soemantri pada tahun 1950 dan dibuat ulang oleh Irawati Durban pada tahun 1965. Tarian ini biasanya dilakukan sebagai bagian dari upacara penyambutan tamu atau di sebuah upacara pernikahan tradisional Sunda. Penari memakai kostum merak hijau dan biru. Irawati Durban juga menciptakan kembali tarian tersebut dan datang dengan Tari Merak Bodas (Tari Merak Bodas) di mana para penari mengenakan kostum merak putih.

5.  Tari Sanghyang Dedari (Bali)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Sanghyang Dedari adalah tarian sakral yang dilakukan di Desa Bona, Gianyar, Bali. Tarian tersebut diperkirakan punah sampai ditemukan tim peneliti bahwa tarian tersebut masih dilakukan di desa Geriana Kauh, Duda Utara, Karangasem, Bali - satu-satunya tempat yang masih mempertahankan Sanghyang Dedari di atas panggung.

Tarian ini biasa dilakukan sebelum padi menjadi kuning (sekitar bulan April), melibatkan gadis-gadis muda yang belum memasuki fase menstruasi mereka, dalam keadaan kesurupan, sebagai penghormatan kepada Dewi Sri, dewi tanaman dan kesuburan.

6. Tari Sendratari Ramayana (Yogyakarta dan Bali)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Tarian ini merupakan pertunjukan yang menggabungkan tarian dan drama tanpa dialog yang menceritakan legenda Ramayana. Sendratari Ramayana - atau Ramayana Ballet - menceritakan tentang upaya Pangeran Rama untuk menyelamatkan istrinya Sinta, yang diculik oleh raksasa raksasa Ravana. Tarian ini secara teratur dipentaskan di kompleks candi Prambanan, Yogyakarta, serta berbagai pura Bali di Pulau Bali. Tarian ini berasal dari era Hindu-Budha, mengadopsi adegan di Ramayana atau epik Hindu Mahabharata.

7. Tari Bedhaya (Solo dan Yogyakarta)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Ini adalah tarian ritual suci Jawa dari istana kerajaan, hanya untuk dipentaskan di istana kerajaan Yogyakarta dan Surakarta. Ada dua jenis Bedhaya, Bedhaya Ketawang di Solo, Bedhaya Semang di Yogyakarta - yang sudah tidak lagi tampil. Versi Solo masih dilakukan setahun sekali, pada hari kedua bulan Ruwah dalam kalender Jawa (selama bulan Mei di kalender Gregorian).

Tarian itu melibatkan sembilan wanita, semuanya adalah anggota keluarga kerajaan, di depan audiensi pribadi. Diundang untuk melihat pertunjukan dengan lingkaran dalam pengadilan dianggap sebagai kehormatan. Tarian ini biasanya dilakukan di sebuah pendhapa-ruang tamu dengan pilar dan atap puncak.

8. Tari Legong (Bali)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Berawal pada abad ke-18 sebagai hiburan kerajaan, Legong ditandai dengan gerakan jari dan kaki yang rumit, serta ekspresi wajah yang tajam.

Menurut Babad Dalem Sukawati, tari Legong diciptakan berdasarkan mimpi Sukawati Raja I Dewa Agung Made Karna. Dia bermimpi melihat malaikat menari di Surga. Mereka menari dengan pakaian indah dan mengenakan hiasan kepala emas, dan dengan demikian dia menciptakan tarian Legong. Ini berasal dari jaman Hindu-Budha.

9. Tari Gending Sriwijaya (Palembang)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Berasal dari Palembang, Sumatera Selatan, Gending Sriwijaya mewakili kemegahan kerajaan Sriwijayan yang mulia, yang pernah memerintah bagian barat kepulauan Indonesia, serta bagian dari Thailand modern, Kamboja, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Brunei.

Tarian itu melibatkan sembilan penari wanita, mengenakan kostum disepuh tradisional Palembang yang disebut Aesan Gede, yang juga dipakai sebagai kostum pernikahan. Di antara para penari, ada satu wanita prima yang mengenakan kostum dan perhiasan paling rumit dan bertindak sebagai pemimpin. Gending Sriwijaya pernah dianggap sebagai tarian istana dengan isyarat unsur-unsur Hindu-Budha meski kostumnya lebih tertutup.

10. Tari Jaipongan (Jawa Barat)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Jaipongan adalah tarian rakyat Sunda yang dibuat oleh seniman Gugum Gumbira pada tahun 1974 berdasarkan musik tradisional Ketuk Tilu Sunda tradisional dan gerakan Pencak Silat. Tarian ini termasuk dalam genre neo-tradisional, yang lahir setelah Presiden Soekarno melarang rock and roll dan genre hiburan lainnya di barat pada tahun 1961. Ada berbagai jenis Jaipongan, termasuk Jaipongan Langit Biru dan Jaipongan Bunga Tanjung.

11. Tari Barong (Bali)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Tarian tersebut menggambarkan sebuah pertempuran abadi antara Barong - makhluk mirip singa
mewakili yang baik - melawan Rangda - seorang ratu iblis dan ibu dari semua makhluk jahat dalam mitologi Bali. Secara umum, tarian Barong mewakili pertarungan antara kebaikan dan kejahatan.

12. Tari Saman (Aceh)


12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan

Saman adalah tarian populer yang berasal dari kelompok etnis Gayo dari Gayo Lues, Aceh, Sumatera. Ini dilakukan oleh penari yang duduk sejajar, dan ditandai dengan gerakan lengan, kepala, dan tubuh yang harmonis dan cepat yang ditunjukkan oleh para penari. Saman adalah warisan era Islam.

Kesimpulan

Sebenarnya semua tarian di Indonesia sangat menakjubkan untuk dilihat, karena saya tidak mungkin memasukkan setiap tarian tradisional Indonesia yang sangat banyak. Jadi saya masukkan beberapa yang cukup terkenal dan sering di pertunjukkan.

Demikian 12 Tarian Tradisional Indonesia yang Menakjubkan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Seorang manusia yang senang untuk berbagi informasi bermanfaat

SIlahkan berkomentar dengan sopan dan jangan meninggalkan link aktif. Terima kasih
EmoticonEmoticon