5 Kesalahan Orang Indonesia Saat Konsumsi Makanan Jepang

5 Kesalahan Orang Indonesia Saat Konsumsi Makanan Jepang - Makanan Jepang merupakan salah satu masakan internasional terpopuler di Indonesia. Menemukan restoran Jepang di kota-kota besar di Indonesia semudah menghitung jari. Sangat banyak dan bertebaran di setiap kota besar, mungkin kota-kota kecil juga sekarang banyak yang menyediakan masakan jepang.

5 Kesalahan Umum Orang Indonesia Saat Mengkonsumsi Makanan Jepang

Namun, meski popularitas masakan Jepang tinggi di Indonesia, hanya sedikit orang yang mengenal etiket makan Jepang. Inilah lima kesalahan umum yang biasa dilakukan penggemar makanan lokal saat mengonsumsi makanan Jepang.

Menaruh wasabi ke dalam kecap

Penggemar makanan lokal bersalah atas hal ini. Ini adalah pandangan umum untuk melihat pengunjung lokal menaruh wasabi dan shichimi (campuran rempah-rempah Jepang) ke dalam kecap dan mencampurnya bersama-sama.

Reader's Digest melaporkan bahwa kebiasaan ini dianggap salah cara makan wasabi. Orang harus mencelupkan sushi atau nigiri ke dalam kecap dan membuang wasabi langsung ke sushi.

Gosok sumpit bersama

Bagi sebagian orang, menggosok sumpit bersama adalah cara untuk menghilangkan serpihan di kayu.

Sayangnya, hal ini tidak dianjurkan saat mengonsumsi makanan Jepang. Koki perusahaan regional Sushisamba John Um mengatakan bahwa kebiasaan tersebut dapat dianggap sebagai penghinaan, menyiratkan bahwa sumpit restoran tersebut berkualitas buruk. Makanya, jika ada serpihan di kayu, mintalah sepasang sumpit baru.

Melewati makanan dengan sumpit

Berbagi adalah perhatian, tapi, jika menyangkut peraturan makan Jepang, seharusnya tidak melibatkan sumpit Anda.

Melewati makanan dengan sumpit memiliki kemiripan dengan ritual Jepang yang melewati tulang kremasi antara sumpit di sebuah pemakaman. Mereka yang ingin berbagi makanan disarankan untuk meletakkannya di piring kecil dan melewati piring.

Menempatkan acar jahe di sushi

Orang Indonesia suka acar. Dalam tradisi lokal, dapat diterima untuk makan acar dengan makanannya.

Namun, acar jahe tidak dimaksudkan untuk dimakan bersama sushi karena disain untuk membersihkan langit-langit mulut. Alih-alih memakai acar jahe di sushi, disarankan untuk memakannya di antara gigitan karena membantu menyiapkan selera Anda untuk hidangan yang akan datang.

Mengonsumsi makanan berdasarkan preferensi

Ada kecenderungan untuk makan makanan berdasarkan apa yang Anda suka. Meski bisa diterima beberapa orang, itu tidak berlaku untuk sushi.

Untuk menikmati makanan pokok Jepang, seseorang harus makan secara berurutan, mulai dari yang berwarna terang dan maju ke ikan berwarna gelap. Metode makan ini dikatakan bisa membantu Anda untuk menghargai rasa dari setiap jenis ikan.

Demikian 5 Kesalahan Orang Indonesia Saat Konsumsi Makanan Jepang. Semoga artikel ini bermanfaat.

Seorang manusia yang senang untuk berbagi informasi bermanfaat

SIlahkan berkomentar dengan sopan dan jangan meninggalkan link aktif. Terima kasih
EmoticonEmoticon