Resep Sate Taichan Ala Rumahan

Resep Sate Taichan Ala Rumahan - Sate Taichan merupakan sate asli khas Indonesia, dan katanya berasal dari Jakarta, tapi ada juga yang mengatakan resep dari Jepang. Sate Taichan populer sekitar tahun 2016. Makanan khas ini awalnya berasal dari pedagang kaki lima tepatnya di daerah Senayan, Jakarta dan sampai saat ini Sate Taichan menjadi populer dan menyebar ke seluruh Indonesia.

Resep Sate Taichan

Sate Taichan sendiri bahan utamanya merupakan daging ayam, memasaknya dengan cara di bakar tidak menggunakan kecap dan bumbu kacang seperti kebanyakan jenis sate lainnya di Indonesia.
Jika Anda tertarik untuk membuat Sate Taichan di rumah untuk keluarga atau mungkin ingin berjualan Sate Taichan. Disini saya akan berbagi resep dan cara membuat Sate Taichan.

17 Makanan Jalanan di Bandung yang Wajib Anda Coba

17 Makanan Jalanan di Bandung yang Wajib Anda Coba - Bagi sebagian orang, akan mencicipi kelezatan kuliner dari makanan jalanan di Bandung hanyalah hobi yang akan menambah pengalaman mereka bersenang-senang di sana. Karena Bandung penuh dengan orang luar yang datang ke sana untuk belajar atau liburan di kota yang indah ini, sehingga makanan lezat setempat memiliki beragam pilihan untuk memenuhi perut mereka yang berbeda.

1. Kupat Tahu Gempol


Kupat Tahu Gempol

Dari namanya, maka bisa diprediksi makanan ini dijual di Pasar Gempol yang berada di Jln Gempol Kulon no. 53, Bandung. Lokasinya antara Jalan Dago dan Jalan Banda. Kupat Tahu Gempol, yang telah terjual sejak 1975, juga membuka tiga cabang lainnya, yakni di Setiabudhi, Dago, dan Gasibu.

Bagi yang ingin menikmati kelezatan Kupat Tahu Gempol maka dibutuhkan bangun pagi karena hanya menjualnya dari pukul 05.30 - 10.00 WIB. Makanan ini dicampur dengan lontong dan tahu goreng dan ditaburi dengan toge.

2. Sop Kaki M. Syam, Banceuy


Sop Kaki M. Syam, Banceuy

Anda bisa menemukan makanan ini dijual di balik kios tenda sederhana di Jalan Banceuy Mereka menjual sup daging kaki yang terkenal dengan kelezatannya. Mereka juga menyediakan berbagai pilihan menu seperti isian sup, daging kaki, dan semua daging lainnya dari kambing.

Saus ini mengandung berbagai ramuan yang bisa menghangatkan tubuh bagi mereka yang mengonsumsinya. Harganya bersahabat dengan dompet dan karenanya sangat diminati. Selanjutnya, toko buka setiap hari pukul 17.30 - 23.00. Tempat itu juga menyediakan sup lembu untuk mereka yang tidak suka daging kambing

3. Bubur Ayam Pa' Otong


Bubur Ayam Pa' Otong

Jika Anda melewati Jalan Sudirman di dekat kawasan Pasar Andir, maka Anda bisa berhenti untuk mencicipi bubur ayam Pak Otong. Pak Otong adalah generasi kedua ayahnya, Pak Handun, yang menjual bubur ayam sejak 1947.

Rasa bubur yang lezat dengan ayam besar membuat bubur ini tidak pernah sepi dengan pengunjung meski terkadang kadang kala bau dari pasar basah terdekat bisa tercium. Bubur ayam ini disajikan tanpa kerupuk dan dijual setiap harI.

4. Nasi Goreng Bistik Sapi AA


Nasi Goreng Bistik Sapi AA

Berlokasi di Jalan Astana Anyar 264, Bandung, Nasi Goreng Bistik Sapi AA dijual pukul 17.30 sampai tengah malam atau sampai menu habis. Ada berbagai yang dijual disana, tapi menu andalannya, tentu saja, adalah Nasi Goreng Bistik, yaitu nasi goreng yang diberi ayam goreng renyah, dipadukan dengan kentang goreng, wortel, dan kacang.

5. Bebek Ali


Bebek Ali

Kenikmatan bebek yang dijual di tenda di belokan melintasi pintu masuk selatan Rumah Sakit Borromeus (Tepatnya di Jalan Hasanuddin 8, Bandung) sudah terkenal di seluruh Bandung. Bebeknya empuk, enak, dan juga tidak berbau. Rasa sambalnya juga pas, tidak terlalu menggigit dan sangat adiktif. Setiap hari Bebek Borromeus mulai laku pukul 17.00 dan terkadang pukul 19.00 sampai daging bebek habis terjual.

6. Gudeg Bu Ratna


Gudeg Bu Ratna

Bagi pecinta gudeg Jogya, yang gudeg dengan ciri dominan rasa manis, Gudeg Bu Ratna bisa jadi salah satu pilihan menarik. Gudeg ini terbuat dari nangka manis muda dan dimakan dengan kekecek yang enak dan sedikit pedas, tahu bacem, telur, dan daging ayam yang dipadu dengan sambal pembuka yang gurih. Bisnis Gudeg milik Ratnasari Anggoman ini dimulai sejak tahun 1992 dan sekarang memiliki 14 cabang. Salah satunya terletak di tenda sederhana di jalan Pasirkaliki dan Semar.

7. Warung Nasi Uduk Cinta 97


Warung Nasi Uduk Cinta 97

Kelezatan menu tidak perlu diragukan. Di warung tenda yang terletak di Jalan Rajiman (di seberang kafe Tomodachi), menu yang tersedia antara lain: ati ampela, sate, pecel lele, nasi uduk, dan tentunya yang favorit adalah ayam panggang. Porsi nasi itu besar dan memuaskan, ditambah dengan kol goreng yang juga renyah. Ayam yang dipadukan dengan kecap manis tentu membuat Anda jatuh cinta dengan kelezatan makanan di tempat ini.

8. Batagor Hanjuang


Batagor Hanjuang

Batagor adalah singkatan dari bakso tahu goreng, makanan satu ini sebenarnya merupakan masakan khas Bandung. Batagor Hanjuang dijual di gerobak tepat di depan Rumah Makan Anugrah, di Jalan Astina (di belakang Istana Plaza). Batagor tidak terlalu berminyak, dan ikan tenggiri cukup enak dan bumbu bumbunya juga enak. Untuk makanan khas kuliner, maka Batagor Hanjuang sangat dianjurkan.

9. Mie Lezat Gang Luna


Mie Lezat Gang Luna

Di Jalan Jenderal Sudirman, tak jauh dari Pasar Andir, Anda akan menemukan gang bernama Gang Luna. Di gang itu, Anda akan menemukan mie lezat yang dijual di gerobak. Sesuai namanya, Mie Lezat juga dikenal dengan nama Mie Lezat Gang Luna dan rasanya sangat lezat.

Mie Lezat Gang Luna telah terjual sejak lebih dari 20 tahun yang lalu dan sampai hari ini Mie Murni Gang Luna masih menjadi kuliner favorit di Bandung. Rasakan kelezatan mangkuk mie yamien (asin atau manis) dengan semangkuk saus bakso dan pangsit. Mie tipis terasa kenyal dan renyah dan sausnya tidak terlalu berminyak.

10. Bakso Malang Cipaganti


Bakso Malang Cipaganti

Setiap pecinta bakso harus mencoba Bakso Malang Cipaganti. Usaha ini diawali oleh H. Muhammad Syahroni di Malang pada tahun 1978 dan dilanjutkan oleh anaknya, Rony Yulianto. Awalnya, bakso Cipaganti dijual di sekitar lingkungan di gerobak. Setelah dua tahun berjualan kemudian pemiliknya membuka dua kios di persimpangan Pasteur dan Jalan Cipaganti (di sebelah Masjid Cipaganti Raya).

Rahasia bakso lembut dan lezat ini karena pemiliknya menggunakan lebih banyak daging daripada tepung. Bakso juga sehat karena tidak menggunakan bahan kimia dalam pencampurannya.

11. Sate Anggrek


Sate Anggrek

Bagi penggemar sate, Anda bisa mencoba Sate Anggrek. Dinamakan Sate Anggrek karena letaknya di Jalan Anggrek, berpotongan dengan Jl Riau. Akan mudah ditemukan karena asap dari sate yang terbakar biasanya terlihat mengepul dari jalan. Beberapa menu yang tersedia adalah sate ayam, sate daging sapi, sate kambing, dan ada juga sate telur. Satenya enak dengan daging yang cukup besar dan empuk.

12. Gebyar Soto Sulung, Cilaki


Gebyar Soto Sulung, Cilaki

Bagi yang suka soto sulung, maka anda bisa mencoba yang dijual di toko tenda di Jalan Cilaki. Sup lezat dengan daging dan jeroan dengan campuran kuning saus kental dan gurih. Anda bahkan bisa menambahkan ekstra telur rebus.

13. Roti Bakar 234 Gang Kote


Roti Bakar 234 Gang Kote

Jangan lupa mampir sebentar di Gang Kote, persis di Roti Bakar 234. Apa yang membedakan roti panggang dari roti panggang lainnya adalah campuran roti padat tapi lembut dengan toppingnya yang berlimpah, dari topping meises, keju, hingga daging kornet. Dan karena proses pembakaran roti yang menggunakan arang itu memberi aroma yang berbeda. Toko roti mulai pukul 14.30 sampai 22.00

14. Lotek Kalipah Apo 42


Lotek Kalipah Apo 42

Bagi pecinta lotek, jangan lupa untuk mencoba Lotek Kalipah Apo 42, berlokasi di Jalan Kalipah Apo 42. Nikmati lezatnya tumpukan sayuran yang terdiri dari kubis, taoge, kacang panjang, bayam, kangkung, nangka muda, tempe dan lontong. Jangan juga merindukan kerupuk udang yang sangat lezat. Selain menjual lotek, Lotek Kalipah Apo yang telah beroperasi sejak 1953 ini juga menjual gado-gado dan lain-lain.

15. Bubur Ayam Gibbas


Bubur Ayam Gibbas

Salah satu bubur yang harus dicoba di kota Bandung ini adalah Bubur Ayam Gibbas. Bubur Gibbas lebih cocok disebut "bubur ayam" karena mereka menaruh begitu banyak ayam di setiap porsi buburnya. Ini juga rasanya enak tanpa perlu ditambah lada atau MSG. Bubur Gibas disajikan dengan sayur tapi tanpa kerupuk dan terletak di Jalan Kebon Jati, persis di seberang RS Kebonjati, Bandung

16. Martabak Nikmat Andir


Martabak Nikmat Andir

Martabak ini yang berada di kawasan Pasar Andir di Jalan Jenderal Sudirman No. 413 juga menjual Martabak tipis dengan isi parutan parmesan. Saat membuat Martabak maka mentega hanya digunakan dalam jumlah cukup sehingga Martabak tidak terlalu berminyak. Topping juga bervariasi dan salah satu menu yang direkomendasikan adalah Martabak jagung.

17. Bakmi Jogja Bengawan


Bakmi Jogja Bengawan

Kuliner Jogja ini dijual di kota bandung. Dinamai Bakmi Jogja Bengawan karena dulu menjual lokasinya di Jalan Bengawan, tapi sekarang sudah pindah ke Jalan Riau No 183 (Taman Pramuka), Bandung. Menu andalannya adalah godhok atau bakmi rebus, digoreng dan juga nyemek (dengan sedikit saus). Mie itu dimasak dengan arang, dan rasanya sangat menggoda. Untuk minumannya, Anda bisa memesan teh panas yang akan membuat mie semakin enak dan lezat.

Rasa kuliner dari makanan jalanan di Bandung merupakan salah satu hal yang membuat berkunjung ke Bandung akan menjadi pengalaman yang hebat. Karena Bandung didesain menjadi kota wisata yang akan membuat banyak orang datang ke sana untuk bersenang-senang. Perekonomian Bandung sangat bergantung pada industri rumahan sehingga kelezatan kreatif banyak orang akan selalu diproduksi oleh orang Bandung untuk memuaskan mereka yang rutin datang kesana.

Demikianlah 17 Makanan Jalanan di Bandung yang Wajib Anda Coba. Semoga artikel ini bermanfaat.

Resep Kue Putri Mandi Khas Riau

Resep Kue Putri Mandi Khas Riau - Kue Putri Mandi sebenarnya nama aslinya adalah Kue Buah Inai. Makanan khas asli Indonesia ini berasal dari Riau tepatnya. Makanan ini lebih dikenal sebagai jajanan anak kecil, namun rasanya sangat enak dan membuat ketagihan orang yang memakannya.

Resep Kue Putri Mandi

Jadi kenapa kue ini bisa disebut Kue Putri Mandi, karena mungkin bentuknya yang bulat-bulat tersebut disiram dengan santan, layaknya yang sedang dimandikan atau sedang mandi. Disini saya akan berbagi bagaimana cara membuat atau Resep Kue Putri Mandi.

Bahan-bahan :    
bahan isi:
  • 1/2 butir kelapa muda parut kasar
  • 1 blok gulmer
  • 1 sdm gula pasir
  • 100 ml air

bahan santan:
  • 1/4 kelapa parut trus di peras
  • 1 sdm tepung terigu
  • garam secukupnya

bahan kulit:
  • 250 gr tepung ketan
  • 1 sdm tepung kanji
  • sejumput garam
  • air secukupnya
  • pewarna makanan sesuai selera

Langkah:          
  • Masak dulu bahan isi, didihkan air campur gulmer dan gula pasir setelah agak sedikt airnya masukkan kelapanya lalu aduk-aduk sampai airnya gak sat angkat dan sisihkan
  • Bahan santan peras kelapa air secukupnya lalu masukan tepung sedikit-sedikit dan garam tes rasa sekiranya pas lalu didihkan setelah mendidih angkat sisihkan
  • Campur bahan kulit uleni hingga kalis bagi adonan sesuai selera lalu kasih pewarna makanan
  • Lalu ambil sedikit isi dengan bahan isi lalu bulatkan masukkan di dandang begitu seterusnya sampai adonanya habis
  • Sebelum itu dandang kasih alas daun pisang dan olesi minyak goreng biar tidak lengket ke adonanan yg lainnya kukus selama 30menit angkat dan sajikan dengan santan tadi.

Demikianlah Resep Kue Putri Mandi Khas Riau. Semoga artikel ini bermanfaat.

17 Festival Populer di Lombok yang Harus Anda Tahu

17 Festival Populer di Lombok yang Harus Anda Tahu - Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan. Provinsi ini memiliki dua pulau besar yang terdiri dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa dan kedua pulau ini siap menyambut Anda datang ke sana untuk berlibur. Anda akan takjub dengan keindahan alamnya yang menakjubkan dan berbagai festival budaya. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa Festival terbaik di Lombok yang harus Anda tahu.

1. Festival Mentaram


Festival Mentaram

Festival kota Mataram akan menjadi salah satu primadona dalam acara pariwisata. Semua budaya di kota ini dipaparkan, di antaranya Suku Sasak, Sumbawa, Mbojo, Bali, dan masih banyak lagi. Selain itu, Budaya Pariwisata Lombok Sumbawa juga turut berpartisipasi dalam rangkaian festival ini. Selama satu bulan di bulan Agustus, Anda akan diajak untuk menikmati pertunjukan budaya, pameran, dan pertemuan yang dilakukan oleh seniman dan penduduk asli NTB.

2.  Festival Bau Nyale


Festival Bau Nyale

Festival Bau Nyale merupakan perayaan kegembiraan atas Putri Mandalika yang legendaris yang dengan rela terjun ke dalam maut di laut daripada menikah dengan Putra Mahkota Kerajaan Lombok.

Tradisi ini diperingati dengan menangkap cacing laut yang diyakini warga sebagai inkarnasi seorang putri dalam legenda Putri Mandalika. Pesta akan dilakukan di Pantai Kuta, Seger, A'an, Lombok Tengah. Jadi, pastikan Anda memesan waktu Anda untuk mengunjungi festival ini yang dilakukan setiap tahun dan bisa dijadikan sebagai momen yang romantis.

3. Pertunjukan Seni Pelajar NTB


Pertunjukan Seni Pelajar NTB

Pertunjukan Seni Pelajar NTB merupakan arena kesenian yang melibatkan pelajar di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat. Taman Budaya akan menjadi tempat bagi pelajar dan mantan seniman untuk menghasilkan inovasi dalam hal seni. Festival ini menghadirkan kolaborasi seni tradisional dan modern yang bisa dinikmati di sejumlah tempat wisata. Jadi pastikan untuk melihat Lomba Seni Pelajar Nusa Tenggara Barat pada bulan Februari setiap tahunnya.

4. Apresiasi Film Nasional NTB


Apresiasi Film Nasional NTB

Festival Apresiasi Film Nasional NTB dengan Bioskop akan menjadi fasilitas tempat hiburan baru yang disediakan bagi seluruh masyarakat NTB. Berbagai film nasional akan dimainkan untuk mengalihkan perhatian orang dari beberapa saluran Program Televisi yang kurang dididik di acara tv mereka. Teater mobile ini akan diselenggarakan bersama oleh masyarakat NTB setiap bulan sekali untuk juga membawa hubungan yang lebih baik diantara masyarakat di sana.

5. Pagelaran Wayang Kulit Sasak


Pagelaran Wayang Kulit Sasak

Pagelaran Wayang Kulit Sasak adalah kolaborasi wayang dengan teater, tari dan seni pertunjukan lainnya. Manfaat dari Festival ini diharapkan bisa menyulut kecintaan generasi muda untuk salah satu budaya asli Indonesia yaitu Wayang Kulit. Jadi jangan lupa nonton Festival Wayang Kulit Sasak setiap bulan Maret dan lihat cerita mendalam tentang Wayang Kulit yang dipajang disana.

6. Festival Tambora Manyapa Dunia


Festival Tambora Manyapa Dunia

Festival Tambora Manyapa Dunia diadakan untuk memperingati 200 tahun letusan Gunung Tambora yang terjadi pada tahun 1815. Festival yang akan diselenggarakan pada tanggal 10 April ini dilakukan oleh Dinas Pariwisata NTB. Selain acara ini maka Anda juga bisa menyaksikan Festival Mbojo atau Balapan Kuda yang dilakukan oleh anak kecil yang akan diselenggarakan pada 3-10 April untuk memperingati 201 tahun letusan Tambora.

Mulai dari pembuatan mural, jalur pelayaran pantai Gili, dan juga pelepasan penyu ke laut dan penanaman pohon akan menjadi rangkaian acara yang meramaikan festival ini.

7. Festival Nasional Musik Tradisi


Festival Nasional Musik Tradisi

Provinsi Nusa Tenggara Barat juga menyelenggarakan Festival Nasional Musik Tradisi. Acara tersebut diselenggarakan oleh Wisata Budaya NTB bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Festival Musik Tradisional ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk melestarikan dan meningkatkan seni pertunjukan musik di Indonesia.

Bagi anda yang penggemar musik tradisional maka anda harus datang ke Nusa Tenggara Barat untuk menyaksikan Festival Musik Tradisional Nasional sekaligus menjajaki Pariwisata di Pulau Sumbawa atau Pulau Lombok.

8. Lombok Sumbawa Pearl Festival


Lombok Sumbawa Pearl Festival

Untuk keenam kalinya, Lombok Sumbawa Pearl Festival diadakan di Pantai Senggigi di Lombok. Festival yang digelar di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat ini telah digelar sejak 2010 silam. Acara ini diadakan dengan tujuan memperkenalkan Lombok sebagai produsen mutiara internasional dan menampilkan kekayaan mutiara di nusantara.

Selanjutnya bagi anda yang pecinta mutiara maka bisa menyaksikan Festival Mutiara Lombok setiap bulannya.

9. Musikalisasi Puisi dan Olah Seni


Musikalisasi Puisi dan Olah Seni

Juli akan menjadi bulan kesenian untuk Nusa Tenggara Barat (NTB). Berbagai acara kesenian akan digelar di sana seperti tarian, musik, sastra, teater dan pertunjukan seni rupa. Musikalisasi Puisi dan Seni diorganisir untuk memberi panggung kepada generasi muda berbakat di bidang seni. Acara ini juga dijadikan jalan bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat dan juga bagi Anda pecinta seni untuk menghargai karya seni generasi muda masyarakat NTB.

10. Festival Senggigi


Festival Senggigi

Selama sepekan, Lombok Barat akan dimeriahkan oleh berbagai atraksi, pameran, dan pesta rakyat. Festival Senggigi diadakan untuk mempromosikan kawasan wisata Lombok Barat. Acara yang akan digelar pada bulan September ini akan diisi dengan berbagai atraksi budaya dan tari, pertunjukan seni daerah dan modern dan berbagai pameran akan ditampilkan bagi wisatawan selama seminggu penuh di kawasan Pantai Senggigi.

11. Festival Gili Indah


Festival Gili Indah

Jika Lombok Barat memiliki Senggigi maka Lombok Utara memiliki Gili Indah yang siap dimeriahkan dengan lomba perahu layar, voli pantai, pesta kuliner, dan banyak acara lainnya. Juga di festival ini, mereka akan menampilkan ritual budaya warga Lombok Utara yang disebut pengasinan. Itulah ritual yang menceritakan tentang kearifan lokal warga Lombok Utara saat mengetahui tentang manfaat garam di Danau Gili Meno.

12. Festival Moyo


Festival Moyo

Parade Budaya akan diselenggarakan di Sumbawa pada tanggal 23 September sampai 30 Oktober. Acara tahunan bertajuk Festival Moyo ini menghadirkan atraksi Temung Nguri yang menceritakan tentang kemasyhuran Kesultanan Samawa dan tarian Getap Junjung Pasaji yang terdiri dari 24 peserta Parade Budaya dari 24 kabupaten yang juga ada di sana untuk memeriahkan rangkaian acara ini. Tema besar Festival Moyo tahun ini menggambarkan perkembangan pariwisata, ekonomi kreatif, dan investasi. Yang ditampilkan dalam berbagai acara di Festival Moyo

13. Festival Muharram


Festival Muharram

Setelah terpilih sebagai World’s Best Halal Destination, Lombok memperkuat akar Islam dengan menawarkan paket wisata Islami. Festival Muharram tahunan di Lombok Timur (Lotim) akan menjadi salah satu brandings wisata halal NTB. Pemerintah dikabarkan akan bersiap kembali untuk kegiatan Festival Muharram agar bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke daerah ini. Festival menyambut tahun baru kalender Islam ini akan digelar di Lombok Timur.

14. Festival Lakey


Festival Lakey

Kompetisi selancar atau surfing terbesar akan berlangsung di Hu'u Lakey pada bulan Oktober. Pantai Lakey merupakan salah satu kawasan wisata di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pantai di Kabupaten Hu'u selatan ibukota Kabupaten Dompu dikatakan sebagai salah satu tempat berselancar terbaik di dunia. Peselancar lokal dan mancanegara sering menguji ombak Pantai Lakey. Peselancar dalam dan luar negeri akan ditantang untuk menaklukkan salah satu ombak terbaik di dunia dalam Festival Lakey.

15. Festival Taliwang


Festival Taliwang

Festival Taliwang merupakan kegiatan yang melibatkan Balapan Kebo, Kebo Hias, dan Seni Pertunjukan Kuno. Festival budaya ini diselenggarakan pada tanggal 13-19 November dan merupakan kegiatan kolaborasi Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Pusat. Ini karena Festival Taliwang dikategorikan dalam kalender karena promosi pariwisata untuk NTB perlu membawa peningkatan aktivitas pariwisata

16. Festival Peresean


Festival Peresean

Seni bela diri telah ada sejak zaman kerajaan di Lombok, yang awalnya merupakan semacam pedang dan perisai sebelum pergi ke medan perang. Dalam perkembangannya, sampai sekarang senjata yang digunakan dalam tradisi ini berupa rotan dengan lapisan aspal dan pecahan kaca yang dirapikan, sedangkan perisai terbuat dari kulit sapi atau kerbau. Setiap pemain dilengkapi dengan ikat kepala dan kain panjang.

Pertandingan akan dihentikan jika salah satu pemain berdarah atau acara tersebut dihentikan oleh dewan juri. Festival Peresean diadakan setiap tahun di Kabupaten Lombok Timur

17. Tandang Mendet


Tandang Mendet

Tari Tandang Mendet berasal dari kata "Mendet" yang berarti sukacita atau kesuksesan. Tarian Mendet atau tarian perang adalah salah satu tarian yang ada sejak masa gemilang kerajaan Selaparang yang digambarkan oleh para pejuang yang melakukannya. Tarian ini dilakukan oleh puluhan orang berpakaian dengan tombak, perisai, pedang dan disertai drum dan nyanyian yang menceritakan tentang keberanian dan perjuangan prajurit tersebut.

Festival di Lombok ini dimaksudkan sebagai cara untuk menarik banyak orang luar untuk datang dan mengunjungi pulau tersebut. Hal ini akan, pada gilirannya, meningkatkan ekonomi lokal di sana dan membawa kemakmuran bagi banyak orang. Dan juga festival ini bisa dianggap sebagai cara melestarikan tradisi lokal sehingga bisa diwariskan untuk generasi mendatang.

Demikianlah 17 Festival Populer di Lombok yang Harus Anda Tahu. Semoga artikel ini bermanfaat.

10 Destinasi Wisata Populer di Papua Barat yang Bikin Orang Jatuh Hati

10 Destinasi Wisata Populer di Papua Barat yang Bikin Orang Jatuh Hati - Papua Barat (dahulu provinsi Irian Jaya Barat) adalah salah satu provinsi di Indonesia, yang terletak di bagian barat New Guinea. Ibukota provinsi ini adalah Manokwari. Papua Barat dan Papua adalah provinsi yang mendapatkan status otonomi khusus. Berikut adalah 10 tujuan wisata terkenal di Papua Barat yang bisa Anda nikmati bersama teman maupun keluarga.

1. Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Teluk Wondama


Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Teluk Wondama

Selain Raja Ampat, tempat ini juga sangat populer di kalangan pecinta alam bawah laut, terutama yang menyukai kegiatan menyelam. Tempat ini merupakan taman nasional laut terbesar di Indonesia yaitu 89,8% wilayahnya adalah perairan laut. Ada sekitar 209 spesies ikan yang mendiami wilayah ini; Mereka adalah ikan kupu-kupu, angelfish, damselfish, parrotfish, rabbitfish dan anemon. Selain itu, ada empat jenis penyu yang sering mendarat di Taman Nasional yaitu penyu sisik, penyu hijau, olive ridley dan kura-kura penyu belimbing. Bahkan dugong, paus biru, kepiting kelapa, lumba-lumba dan hiu juga sering terlihat di perairan Taman Nasional Teluk Cendrawasih.

Selain wisata bahari, di tempat ini juga ada goa alam yang merupakan peninggalan mata air panas kuno yang mengandung belerang tanpa kadar garam di Pulau Misowaar, gua bawah laut di atas tanjung Mangguar. Sejumlah relik dari abad ke-18 masih bisa dijumpai di beberapa tempat, seperti Wendesi, Wasior dan Yomber. Banyak orang Kristen mengunjungi gereja tersebut di desa Yende (Pulau Roon), hanya untuk melihat kitab suci yang diterbitkan pada tahun 1898.

2. Situs Purbakala di Tapurarang


Situs Purbakala di Tapurarang

Situs yang berada di Kecamatan Kokas, wilayah Fakfak merupakan peninggalan masa prasejarah. Situs tersebut berupa lukisan tangan dan hewan manusia di tebing batu yang sangat curam. Lukisan prasejarah yang terkandung di tebing ini bisa ditemukan di Andamata, Fior, Forir, Darembang dan Goras. Satu hal yang membuat situs ini begitu menarik adalah meski berumur ratusan tahun, kualitas lukisannya masih terlihat sampai hari ini. Warna merah dalam lukisan tebing ini menyerupai warna darah manusia sehingga masyarakat setempat menyebutnya lukisan cat cap tangan.

3. Raja Ampat


Raja Ampat

Keindahan dunia bawah laut di Raja Ampat sangat populer di seluruh dunia. Dari sekitar 610 pulau kecil di daerah ini, hanya 35 pulau yang dihuni oleh masyarakat. Terumbu karang di perairan Raja Ampat dinilai paling komprehensif di dunia karena 537 spesies karang yang dikenal di dunia, 75 persen berada di perairan ini. Selain itu, setidaknya ada 1.104 spesies ikan, 669 spesies moluska dan 537 spesies hewan karang yang ada di perairan perairan. Raja Ampat telah dan akan selalu menjadi tujuan wisata paling terkenal di Indonesia selain Bali.

4. Taman Nasional Gunung Meja, Manokwari


Taman Nasional Gunung Meja, Manokwari

Taman Wisata Alam Gunung Meja terletak di pusat kota Manokwari. Tempat ini memiliki fungsi utama untuk pariwisata dan rekreasi luar ruang, perlindungan sistem pendukung kehidupan dan pelestarian keragaman tumbuhan, hewan dan keunikan alam. Di tempat ini Anda bisa melakukan kegiatan trekking, hiking dan lain-lain. Mata Anda akan dimanjakan oleh flora hutan tropis yang sangat beragam dan memiliki bentuk yang unik. Tempat ini diyakini memiliki ratusan jenis pohon, puluhan jenis semak, semak, liana dan paku serta tumbuhan, belum lagi selusin spesies anggrek dan beberapa jenis telapak tangan.

5. Kuliner di Tembok Berlin, Sorong


Kuliner di Tembok Berlin, Sorong

Sorong bukan hanya titik transit sebelum menuju ke Raja Ampat karena banyak hal menarik yang bisa Anda lihat dan rasakan disini; Tur kuliner di "Tembok Berlin" adalah salah satunya. Nama "Tembok Berlin" diambil dari tembok yang pernah memisahkan Jerman Timur dan Jerman Barat, meski tidak terlihat seperti itu. Tembok Berlin di Sorong adalah dinding yang memisahkan pantai dengan garis pantai yang memanjang. Sore hari, kawasan ini sering dijadikan tempat berkumpulnya wisatawan dan warga untuk melihat sunset dan pada malam hari tempat tersebut akan berubah menjadi food court, terutama seafood.

6. Danau Sentani


Danau Sentani

Kunjungan ke Danau Sentani bisa menyenangkan; Danau ini memiliki pemandangan yang indah dengan pegunungan sebagai latar belakang. Di sekitar danau dengan menggunakan perahu dan menikmati angin sepoi-sepoi di Danau Sentani adalah pengalaman yang indah. Di sekitar danau ada lukisan batu dan sisa-sisa Perang Dunia II.

7. Desa Sawinggrai


Desa Sawinggrai

Desa Sawinggrai terletak di distrik Meos Mansar, Raja Ampat, Papua Barat. Yang menarik dari desa Sawinggrai adalah burung cendrawasih; Disini anda bisa melihat burung cendrawasih di alam bebas. Burung cendrawasih biasanya berdansa dan memamerkan keindahan dari para sersan untuk mendapatkan sepasang. Desa Sawinggrai merupakan salah satu tujuan wisata terkenal di papua barat.

8. Teluk Triton


Teluk Triton

Teluk Triton terletak di Kaimana, Papua Barat. Anda bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda dengan keindahan yang menawan. Banyak hal menarik yang bisa Anda lakukan di Triton Bay, terutama bagi pecinta petualangan dan menyelam.

Bila Anda pergi ke daerah ini Anda akan menemukan tebing karang Maimai dan lukisan prasejarah di dindingnya. Uniknya lukisan itu dilukis di tebing yang sulit dijangkau dengan menggunakan tangan kosong. Meski terbuat dari bahan alami, namun warnanya masih terlihat jelas. Lukisan tengkorak, telapak tangan dan binatang menunjukkan bahwa masyarakat kuno menyukai perburuan.

9. Pulau Mansinam


Pulau Mansinam

Objek wisata lainnya di Papua Barat adalah Pulau Mansinam. Anda bisa menikmati keindahan bangkai kapal karam yang tenggelam di laut. Ya, Marsinam sangat cocok sebagai tempat menyelam. Bangkai bangkai kapal karam yang telah ditumbuhi oleh terumbu karang dan digunakan oleh ikan kecil seperti rumah dengan berbagai macam warna benar-benar mengabaikan pemandangan indah dan eksotis.

10. Wisata Bahari Sauwandarek


Wisata Bahari Sauwandarek

Di Baliem Anda bisa berinteraksi dengan suku yang tinggal di pegunungan, di desa Sauwandarek Anda bisa bertemu langsung dengan suku asli yang tinggal di pesisir pantai. Desa Sauwandarek masih berada di wilayah Raja Ampat, tepatnya di Meos Mansar. Di sini, Anda bisa melihat rumah tradisional yang terbuat dari kayu dan atap jerami. Hanya ditempati oleh 46 rumah tangga. Wanita disini biasa membuat topi dan kantong daun pandan laut. Jika Anda menyukai karya mereka mereka, Anda bisa membelinya di tempat.

Demikianlah 10 Destinasi Wisata Populer di Papua Barat yang Bikin Orang Jatuh Hati. Semoga artikel ini bermanfaat.

10 Tempat Wisata yang Wajib Anda Kunjungi di Surabaya

10 Tempat Wisata yang Wajib Anda Kunjungi di Surabaya - Dikenal sebagai kota pahlawan, Surabaya juga terkenal dengan tujuan wisata. Kota terbesar kedua di Indonesia ini menarik ribuan orang untuk mengunjungi kota tersebut saat liburan dan menghabiskan waktu luangnya untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan menikmati hiburan yang ditawarkan kota.

Seiring dengan suasana yang semarak, Surabaya membuat tempat yang sempurna untuk liburan dengan daya tarik alam dan juga tempat-tempat bersejarah. Berikut adalah beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi saat Anda berada di Surabaya.

Sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta

Sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta - Dalam bahasa Sanskerta, kata "malioboro" berarti buket. Mungkin ada kaitannya dengan masa lalu saat istana menggelar acara besar maka jalan malioboro akan dipenuhi dengan bunga. Kata Malioboro juga berasal dari nama penjajah Inggris bernama "Marlborough" yang tinggal di sana pada tahun 1811-1816 Masehi.

Sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta

Pendirian Malioboro bertepatan dengan berdirinya Keraton Yogyakarta (kediaman Sultan). Perwujudan awal merupakan bagian dari konsep kota di Jawa, jalan Malioboro ditata sebagai sumbu utara-selatan imajiner yang berkorelasi dengan Istana Gunung Merapi di utara dan Laut Selatan sebagai simbol supernatural. Di era kolonial (1790-1945) pola urban terganggu oleh Belanda yang membangun Benteng Vredeburg (1790) di ujung selatan jalan Malioboro.

Sejarah Jalan Malioboro

Selain membangun benteng, Belanda juga membangun Dutch Club (1822), Dutch Governor's Residence (1830), Bank Jawa dan Kantor Pos untuk mempertahankan dominasinya di Yogyakarta. Pesatnya perkembangan terjadi pada waktu itu yang disebabkan oleh perdagangan bisnis antara Belanda dengan orang Tionghoa. Juga karena pembagian lahan di sub-segmen Jalan Malioboro oleh Sultan kepada masyarakat China dan terkenal dengan sebutan Kabupaten Tiongkok.

Perkembangan kota saat itu didominasi oleh Belanda dalam membangun fasilitas untuk meningkatkan ekonomi dan kekuatan mereka, seperti pembangunan stasiun utama (1887) di Jalan Malioboro, yang secara fisik berhasil membagi jalan menjadi dua bagian. Sementara itu, Jalan Malioboro memiliki peran penting di era kemerdekaan (pasca 1945), karena bangsa Indonesia memperjuangkan kemerdekaannya dalam pertempuran keduanya di Utara dan Selatan jalan.

Kini, merupakan pusat kawasan wisata terbesar di Yogyakarta, dengan sejarah arsitektur kolonial Belanda bercampur dengan kawasan komersial China dan kontemporer. Trotoar di kedua sisi jalan penuh sesak dengan kios-kios kecil yang menjual berbagai barang dagangan. Di malam hari beberapa restoran buka, yang disebut Lesehan, beroperasi di sepanjang jalan. Jalan selama bertahun-tahun adalah Jalan dua arah, namun pada tahun 1980an telah menjadi satu arah saja, mulai dari jalur kereta api ke selatan sampai pasar tradisional Beringharjo. Hotel terbesar dan tertua selama periode Belanda, Hotel Garuda, terletak di ujung utara jalan di sisi timur, bersebelahan dengan jalur kereta api.

Malioboro juga merupakan seni sejarah perkembangan sastra Indonesia. Puisi Anthology Indonesia di Yogyakarta 1945-2000 berjudul "MALIOBORO" untuk buku ini, buku ini berisi 110 penyair yang tinggal di Yogyakarta selama lebih dari setengah abad. Pada tahun 1970an, Malioboro tumbuh menjadi pusat seni dan budaya yang dinamis di Jogjakarta. Jalan Malioboro menjadi 'panggung' bagi "seniman jalanan" yang berpusat di gedung Senisono. Namun vitalitas seni jalanan akhirnya dihentikan pada 1990-an setelah bangunan Senisono ditutup.

Di daerah ini, masyarakat lokal dan wisatawan dari seluruh penjuru negeri berbaur menjadi satu dalam melakukan banyak kegiatan menarik di sana, memberikan tontonan yang harmonis dan damai. Yogyakarta yang dijuluki Kota Gudeg memang menyimpan sejuta keindahan seakan bisa membawa daya magis bagi para wisatawan untuk kembali berkunjung. Kerinduan untuk suasana kota yang menghadirkan perasaan damai menjadikan Malioboro menjadi salah satu tujuan yang paling diminati di Indonesia.

Berbicara tentang nuansa orang Jawa tradisional, Malioboro adalah salah satunya. Kearifan lokal di tengah hiruk pikuk zaman digital merupakan pengalaman unik saat Menjelajahi keindahan budaya Jawa yang dijaga hingga saat ini di wilayahnya.

Belum Lengkap Jika Liburan Anda di Yogyakarta tidak Mampir ke Jalan Malioboro

Jika Anda datang ke Yogyakarta dan hanya mengunjungi pantai Parangtritis atau jalur Prambanan, tidak lengkap jika Anda belum berhenti di Malioboro. Kawasan Malioboro membentang sepanjang 2,5 kilometer dari jalan Tugu sampai ke Kantor Pos Pusat. Daerah ini tidak pernah sepi pengunjung setiap hari. Jalan Malioboro juga cukup dekat dengan istana kerajaan Yogyakarta.

Tak ada yang mengira jika jalan yang dulu sepi dengan deretan pohon asam yang teduh itu kini telah menjadi kawasan wisata paling diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Jalan Malioboro hanyalah jalan biasa yang digunakan oleh penduduk setempat menuju istana, atau ke pasar tradisional Beringharjo dan ke Benteng Vredeburg.

Malioboro kini telah berubah menjadi kawasan wisata yang menarik setiap pengunjung yang datang ke kota Yogyakarta. Kawasan ini juga merupakan salah satu cinderamata sentral Yogyakarta yang harus Anda kunjungi. Di sepanjang Jalan Malioboro, Anda dapat dengan mudah menemukan aneka souvenir, mulai dari batik Jogja, kaos, kerajinan tangan, blangkon, bakpia patok, dan yangko yang merupakan tipikal jajanan jalanan Yogyakarta.

Demikianlah Sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta. Semoga artikel ini bermanfaat.